BLOG Rolling Hills

Tips Investasi Properti di Masa Pandemi

Rolling Hills Karawang: Tips Investasi Properti di Masa Pandemi

Rolling-hills.id, Karawang Krisis kesehatan akibat Pandemi COVID-19 telah memberikan efeknya pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah kembalinya diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota Jakarta. Namun, kondisi pandemi ternyata masih membuka peluang bagi Anda yang ingin berinvestasi properti khususnya rumah.

Mengapa saat ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi properti? Pada krisis global akibat pandemi COVID-19 ini lahir sebuah idiom baru yaitu Cash is King. Uang tunai adalah raja dalam kondisi krisis seperti saat ini karena itu semua orang berlomba-lomba menjual asset untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat primer seperti kebutuhan kesehatan, makanan, operasional, dan lain sebagainya.

Oleh karena kebutuhan yang mendesak ini berbagai pengembang properti berlomba untuk menjual propertinya sesegera mungkin. Fenomena tersebut yang membuka peluang bagi Anda yang ingin berinvestasi pada properti karena akan mudah ditemukan properti dengan harga murah atau bahkan properti yang sedang didiskon.

baca juga: Strategi Investasi Rumah yang Cepat Menghasilkan Keuntungan

Untuk menjual propertinya, pengembang biasanya akan mengurangi harga 25%hingga 30% dari harga normal. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan properti dengan harga murah mulai dari properti tanah kapling, rumah, apartemen, perkantoran dan lain sebagainya.

Namun tetap saja sebelum investasi properti di masa Pandemi ini, Anda harus melakukan perhitungan yang matang agar kondisi keuangan Anda tetap dalam kondisi yang baik selama krisis kesehatan COVID-19. Oleh karena itu, Rolling Hills merangkum tips investasi properti selama Pandemi agar Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan kondisi keuangan yang pas pasan. Apa saja tipsnya? Simak selengkapnya di sini.

Mengeluarkan Down Payment tidak Lebih dari 10%

Salah satu sisi positif dari investasi properti adalah Anda bisa mendapatkan sebuah properti misalkan rumah dengan dana minimal. Bank Indonesia (BI) telah melonggarkan aturan Loan to Value (LTV) bagi Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) khususnya bagi mereka yang berencana memiliki rumah kedua. Bahkan tak tanggung-tanggung BI menaikan rasio LTV hingga mencapai 100% yang artinya bank boleh menerapkan kebijakan KPR tanpa uang muka.

Hal ini menjadi salah satu peluang yang bisa Anda manfaatkan untuk segera memiliki sebuah properti. Caranya adalah dengan membatasi besaran Down Payment atau DP maksimal 10% saja dari harga total sebuah properti. Carilah Bank penyedia Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang menawarkan kemudahan pembayaran uang muka. Beberapa Bank seperti BTN, BRI, dan Bank Nobu telah bekerjasama dengan pengembang untuk menyediakan kemudahan pembayaran uang muka hingga 0%.

Rolling Hills sendiri melalui Lippo Groum dan KJIE bekerjasama dengan Bank Nobu untuk menyediakan kemudahan pembayaran uang muka hingga 0%. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan rumah di Rolling Hills. Namun ingat,semakin rendah biaya uang muka maka semakin tinggi biaya cicilan. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin kemudahan cicilan nantinya pilihlah besaran uang muka maksimal 10% saja. Hal ini akan bermanfaat dalam jangka panjang karena Anda bisa menurunkan biaya cicilan.

Manfaatkan Kebijakan Cuti Bayar KPR

Selama masa pandemi ini baik Pemerintah dan Perbankan terus berupaya memberikan stimulus atau dorongan ekonomi agar roda perekonomian tetap berputar. Salah satunya adalah dengan memberikan stimulus keringanan kredit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan keringanan kredit untun nasabah KPR yang terdampak virus COVID-19. Keringanan kredit ini direalisasikan dengan cuti bayar selama 1 tahun. Artinya nasabah KPR dapat menunda cicilan hingga satu tahun kedepan.

Dua bank anggota Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sudah mengimplementasikan kebijakan OJK untuk memberikan relaksasi penundaan pembayaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi nasabah yang terdampak wabah corona (Covid-19). Dengan adanya kebijakan stimulus ini tentunya Anda akan lebih dimudahkan untuk segera memiliki investasi properti bahkan saat pandemi.

Kemudahan Bunga Cicilan KPR yang Rendah

Program keringanan bunga KPR ini merupakan upaya lain dari Pemerintah dan Bank untuk memberikan stimulus ekonomi di sektor kredit. Bank Indonesia (BI) memberikan keringan bunga hingga 4% saja sehingga jumlah cicilan kredit akan lebih murah dari sebelumnya. Sebagai catatan, biasanya bunga KPR terendah adalah 5,5%. Di Bank BTN yang sudah menerapkan kebijakan keringanan ini bahkan memberikan keringanan KRP dengan bunga 3% saja. Menariknya, pasca pemberlakuan promo pada periode Juli – September 2020, nasabah tidak otomatis dikenakan ketentuan floating rate setelah suku bunga promo berakhir. Melainkan, nasabah akan diberikan kepastian angsuran yang rendah selama lima tahun ke depan dan mendapatkan tambahan keringanan dengan hanya membayar angsuran bunga saja selama dua tahun pertama melalui fasilitas KPR/KPA Zero.

Beli Properti pada Masa Early Bird

Untuk lebih memudahkan Anda mendapatkan properti, Anda dapat memilih properti yang sedang dibangun atau dalam Bahasa investor menjadi pembeli early bird. Kruntungan membeli properti ketika masih berbentuk tanah atau sedang dibangun adalah banyaknya program promosi yang diluncurkan oleh pengembang. Di Rolling Hills sendiri, perumahan baru di Karawang Barat yang tengah dibangun pengembang Lippo Group dan KJIE memberikan berbagai program early bird yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Misalkan program harga launching yang lebih rendah dari harga pasaran di Karawang barat hingga Rp. 200 Juta lebih murah. Tambahan promo lainnya adalah adanya VIP Passi yang memberikan Anda diskon hingga Rp. 5 Juta. Dengan membeli properti secara early bird maka harga yang Anda bayarkan akan lebih murah.

Selain itu, harga properti early bird biasanya masih lebih rendah daripada properti yang sudah jadi. Keuntungan lainnya adalah Anda bisa request modifikasi bangunan tambahan sesuai keinginan Anda. Banyak lagi keuntungan yang bisa didapatkan dengan membeli properti secara early bird. Namun beberapa kekurangannya mungkin adalah properti yang Anda beli tidak dapat dihuni langsung. Kekurangan ini akan terbayar dengan keuntungan ketika rumah telah jadi nantinya.

Kesimpulan

Nah dengan adanya kemudahan-kemudahan ini tentunya memberikan Anda jalan yang mulus untuk segera memiliki properti. Dengan perhitungan yang matang dan persiapan yang rinci Anda akan mendapatkan properti dengan harga murah dan cicilan yang sangat ringan di masa pandemi ini. Investasi Properti memang menjanjikan keuntungan di masa depan yang besar. Ingat bahwa masa pandemi ini pasti akan berakhir dan seluruh perekonomian akan kembali pulih, disaat perekonomian pulih Anda telah memiliki investasi properti yang bisa Anda andalkan di masa depan. Bagaimana apakah Anda tertarik untuk memiliki investasi properti di masa pandemi? (ADR).

wa